Jumat, 05 Mei 2017

SURAT KUASA KHUSUS UNTUK PENGURUSAN S.T.N.K DI SAMSAT



SURAT KUASA
KHUSUS UNTUK PENGURUSAN S.T.N.K DI SAMSAT



Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama              : HERMIN
Alamat            : Jalan A. P. Petta Rani Kel. Rijang Pittu Kec. Maritengngae Kab. Sidenreng Rappang.

Dengan ini memberikan kuasa penuh kepada :

Nama              : HERWANDY BAHARUDDIN
Alamat            : Jalan A. P. Petta Rani No. 6D Kel. Rijang Pittu Kec. Maritengngae Kab. Sidenreng Rappang.

Untuk mengurus permohonan Perpanjangan S.T.N.K. serta menyelesaikan pembayaran BBNKB, PKB, serta pajak-pajak lainnya pada kantor samsat dari kendaraan saya :

Nama Pemilik : HERMIN
Alamat            : JL. A. P. PETTA RANI KEL. RIJANG PITTU KEC. MARITENGNGAE SIDRAP
Merk/Type      : YAMAHA/28D (AL115S/MIO)
Tahun              : 2012
Warna             : HITAM
No.Rangka      : MH328D4ODCJ720398
No.Mesin        : 28D-3719937

Demikian surat kuasa ini saya buat dan saya tandatangani untuk dapat dipergunakan seperlunya.

Sidenreng Rappang, 04 April 2017
Yang memberi kuasa,                                                       Yang diberi kuasa,



HERMIN                                                                         HERWANDY BAHARUDDIN

Surat Pencabutan Kuasa


Surat Pencabutan Kuasa

Yang bertanda tangan di bawah ini: 

Nama :
Tempat, Tanggal Lahir :
Umur :
Alamat :          
Pekerjaan : 
Agama :
Jenis Kelamin :
Kewarganegaraan
N.I.K. :     
 
Dengan ini menerangkan bahwa terhitung tanggal 05 April 2017 mencabut kembali Surat Kuasa yang telah diberikan kepada:

Nama 

Pekerjaan/Jabatan : ADVOKAT
Alamat Lengkap :

 
Dengan pencabutan Surat Kuasa tersebut, maka Surat Kuasa tersebut dinyatakan tidak berlaku dan tidak dapat dipergunakan lagi.

Demikianlah pencabutan Surat Kuasa ini saya buat dalam keadaan sehat dan sadar tanpa adanya tekanan maupun paksaan dari pihak mana pun dan untuk digunakan sebagaimana mestinya.
Sidenreng Rappang, 04 April 2017


..........................................








Surat Pencabutan Kuasa II

________, __ ________ ____
Kepada Yth.,
____________
_____________________
_____________________
____________

Perihal: Pencabutan Kuasa
Dengan Hormat,

Berkaitan dengan Surat Kuasa tertanggal _______________antara ____________ sebagai Pemberi Kuasa dan______________ sebagai Penerima Kuasa tentang pemberian kuasa untuk_______________________________,maka bersama ini kami memberitahukan bahwa kami selaku Pemberi Kuasa mencabut kembali Surat Kuasa tanggal _________________tersebut.
Dengan pencabutan Kuasa tersebut, maka mulai saat ini dan seterusnya saudara ______________ tidak lagi berkedudukan sebagai pihak yang dapat bertindak untuk dan atas nama_______________ dalam hal ____________________________
Demikian surat Pencabutan Kuasa ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya kami ucapkan terima kasih.
Hormat Kami,


(.................................)

SURAT PERJANJIAN GADAI SAWAH



SURAT PERJANJIAN GADAI SAWAH

Yang bertanda tangan di bawah ini :
1.         Nama                           : …………………………………………………..
Umur                           : ………………………………..………………....
Pekerjaan                     : ……………….…..………………………….......
Alamat                        : ……………………..………………………..…..
Nomor KTP / SIM      : …………………………………………………..
Telepon                       : ……………………..………………………..…..

Untuk selanjutnya disebut sebagai Pihak I (Pertama)
2.         Nama                           : ……………………..…………………………..
Umur                           : ……………………..…………………………..
Pekerjaan                     : ……………………..…………………………..
Alamat                        : ……………………..…………………………..
Nomor KTP / SIM      : ……………………..…………………………..
Telepon                       : ……………………..…………………………..

Untuk selanjutnya disebut sebagai Pihak II (Kedua)
Pihak I (Pertama) mengaku menggadaikan sawahnya seluas .................... m2 terletak di Lokasi …………………...........................................................................
Sebesar uang Rp. ................................... (.....................................) dengan perjanjian waktu mulai tanggal .............................................. sampai dengan tanggal ......................................... ( 2 potongan garapan). Pihak I (Pertama) menerima sawahnya kembali setelah Pihak I (Pertama) menebus uang sebesar yang tertera diatas kepada Pihak II (Kedua).
Demikian surat perjanjian ini kami buat untuk dipergunakan kedua belah pihak.
Sidenreng Rappang, 03 April 2017
Pihak II (Kedua)                                      Pihak I (Pertama)

(…….......…….....…...….….)                   (……...….....……............…)

Mengetahui,
Ketua RT .... RW.....


(……………………............)
Saksi-Saksi
1...................................................... (............................)
2.......................................................(............................)
3.......................................................(............................)

SURAT PERJANJIAN JASA ADVOKAT/PENGACARA



SURAT PERJANJIAN JASA ADVOKAT/PENGACARA



Pada Hari ini, Sabtu Tanggal Dua Puluh Lima Bulan Februari Tahun Dua Ribu Tujuh belas ( 25-03-2017 )

Saya yang bertandatangan di bawah ini:

Nama               : ​
Pekerjaan         ​: ​
Alamat            ​: ​
Telp​.                : ​
No. KTP          :

Untuk selanjutnya disebut Pihak Pemberi Kuasa atau PIHAK PERTAMA

Dalam hal ini memilih kedudukan hukum (domisili) di kantor kuasanya yang akan disebut di bawah ini.

ANDI MAPPATOTO , S.H. dan HERWANDY BAHARUDDIN, S.H. Adalah Advokat dan Konsultan Hukum pada kantor Pengacara ANDI MAPPATOTO & REKAN Beralamat Jalan Ir. Sutami  Comp Villa Mutiara Blok 17 No. 10 Makassar, Sulawesi-Selatan, Indonesia, dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ANDI MAPPATOTO & REKAN

Untuk selanjutnya disebut Pihak Penerima Kuasa atau PIHAK KEDUA

PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA untuk selanjutnya secara bersama-sama disebut para PARA PIHAK.

PARA PIHAK sepakat untuk memperhatikan terlebih dahulu ketentuan- ketentuan sebagai berikut:

Berdasarkan Surat Kuasa tertanggal 25 Februari 2017, yang telah ditandatangani oleh PARA PIHAK. Dan sepakat untuk mengikatkan diri dalam suatu Perjanjian Jasa Kepengacaraan dengan ketentuan-ketentuan dan syarat-syarat sebagaimana tercantum dalam pasal-pasal di bawah ini:

PASAL I
MAKSUD DAN TUJUAN

1. PIHAK PERTAMA bermaksud menguasakan kepada PIHAK KEDUA untuk mengurus dan menyelesaikan perkara dan atau keperluan PIHAK PERTAMA dengan ketentuan yang tercantum dalam Surat kuasa tersebut di atas, untuk memberikan imbalan / jasa-jasa tersebut.

2. PIHAK KEDUA berusaha untuk mengurus dan menyelesaikan masalah keperluan PIHAK PERTAMA sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam surat kuasa tersebut di atas, guna kepentingan PIHAK PERTAMA .

PASAL 2
ONGKOS PERKARA, BIAYA PERKARA,
UANG JASA DAN SUCCES FEE

Besar biaya yang harus dibayar oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA sebagai operasional dan succes fee adalah sebagai berikut:
1. Administrasi            ​​: 
2. Biaya Transportasi​ 
3. Biaya Operasional​   : Rp. 3.000.000,- 
4. Biaya Pengacara      ​: 
5. Succes Fee  ​​: 

PASAL 3
CARA PEMBAYARAN

1. Biaya-biaya yang harus dibayar oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA secara tunai pada saat Surat Kuasa ditandatangani.

2. Succes fee Pengacara sebagaimana tercantum pada pasal 2 angka 3 perjanjian ini, dibayar PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA secara tunai, seketika, dan sekaligus, pada saat uang diterima PIHAK KEDUA dari hasil pengurusan dan penyelesaian perkara yang dilakukan PIHAK KEDUA.

PASAL 4
JANGKA WAKTU

1. Bahwa jangka waktu berlakunya Surat Kuasa sebagaimana dimaksud dalam perjanjian ini, berlaku efektif sejak ditandatangani perjanjian ini hingga penanganan perkara PIHAK PERTAMA telah selesai.

2. Bahwa penyimpang dari ayat (1) pasal ini, apabila PIHAK PERTAMA bermaksud untuk mencabut Surat Kuasa yang telah diberikan kepada PIHAK KEDUA, maka terlebih dahulu PIHAK PERTAMA meminta persetujuan PIHAK KEDUA.

3. Bahwa untuk mencabut Surat kuasa yang telah diberikan kepada PIHAK KEDUA, terlebih dahulu PIHAK PERTAMA harus menyelesaikan seluruh Kewajiban-kewajibannya kepada PIHAK KEDUA.

PASAL 5
HAK DAN KEWAJIBAN

1. PIHAK PERTAMA
A. PIHAK PERTAMA berhak untuk meminta tanggung jawab atas penyelesaian kasus / Perkara, sebagaimana Surat Kuasa yang telah diberikan kepada PIHAK KEDUA.

B. PIHAK PERTAMA berkewajiban memenuhi kewajiban kepada PIHAK KEDUA sesuai dengan ketentuan pasal 2 dan pasal 3, tersebut diatas.

2. PIHAK KEDUA
A. PIHAK KEDUA berhak untuk mendapatkan haknya sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 2 dan Pasal 3 dari surat perjanjian ini.
B. PIHAK KEDUA akan berusaha seoptimal mungkin dalam menunaikan kewajiban sebagaimana tercantum dalam Surat Kuasa.
C. PIHAK KEDUA berkewajiban untuk membela kepentingan PIHAK PERTAMA, sebagaimana permasalahan yang timbul setelah penyelesaian tercapai.

PASAL 6
ADDENDUM

Bila dikemudian hari terjadi hal-hal yang belum diatur dalam perjanjian ini, maka akan diatur dengan musyawarah dan mufakat dalam bentuk perjanjian yang sifatnya tambahan (Addendum).

Demikian perjanjian ini dibuat dan ditandatangani oleh PARA PIHAK sesuai dengan hari tanggal tersebut, pada awal perjanjian ini.


​Sidenreng Rappang, 25 Februari 2017 


​PIHAK KEDUA, ​                                                                              PIHAK PERTAMA, 




ANDI MAPPATOTO , S.H.                                                            ……………………….




HERWANDY BAHARUDDIN, S.H.


 SAKSI-SAKSI:

1.
2.


SURAT KUASA MEDIASI

                                                               SURAT KUASA MEDIASI Yang bertanda tangan di bawah ini : xxxxxxxx ...